Kader HMI Harus Kuasai Ideopolitor Stratak Demi Kemaslahatan Bangsa

  • Bagikan

kupas.news

Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) harus memahami dan menguasai konsep ideologi, politik, organisasi dan strategi taktik (ideopolitor stratak) demi kemaslahatan bangsa.

Hal ini disampaikan salah satu narasumber, Solehun, M. Pd. pada Latihan Kader II (intermediate training) Tingkat Nasional HMI Cabang OKU Timur di Hotel Helena, Selasa (30/8/2022).

Menurut Solehun, dalam praksis ideopolitor stratak kader HMI harus memegang teguh komitmen menjalankan tugas kekhalifahan di muka bumi sekaligus mewujudkan tujuan HMI.

“Sebagai manusia kita punya tugas kekhalifahan, sementara sebagai kader kita harus mewujudkan tujuan HMI yakni terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhai Allah Swt. Implementasi ideopolitor stratak harus mengacu pada komitmen ini,” ungkap Solehun yang mantan Ketua Umum Majelis Daerah KAHMI Kota Palembang ini.

Baca Juga :   Dana CSR Rp 200 Juta Bank Sumsel Babel Cabang OKU Timur Berbentuk Barang

Dalam forum tersebut, Solehun menanggapi persepsi sejumlah peserta training yang mengaku alergi politik karena sejauh ini politik dikesankan dengan sumbu perpecahan. Persepsi tersebut dianggap wajar karena masih adanya praktik politik yang mengabaikan etika atau fatsoen politik. Padahal menurutnya, sejatinya politik itu diperlukan sebagai sarana untuk mewujudkan kebaikan, termasuk menghindari perpecahan bangsa.

“Kader HMI tidak boleh alergi politik. Jika ada praktik berpolitik yang kurang baik, tugas seluruh komponen bangsa termasuk kader HMI untuk turut membenahinya” ujar alumni SMA Negeri 1 Belitang ini.

Dia pun berharap materi ideopolitor stratak yang diterima peserta dapat menjadi bekal bagi kader untuk kemaslahatan umat dan bangsa.

Diketahui, kegiatan Latihan Kader II HMI Cabang OKU Timur diikuti oleh tiga puluh dua peserta. Mereka selain berasal dari OKU Timur juga ada yang berasal dari HMI Cabang Pagaralam dan Tulung Agung, Jawa Timur. (Red)

  • Bagikan