KNPI kritik PEMDA OKU Timur, Hasil Sengketa Pilkades Belum Jelas

  • Bagikan

KUPAS.news_OKU Timur_Tahapan pelaksanaan Pilakdes serentak OKU Timur 2021 telah selesai di laksanakan dan telah melaksanakan tahapan terakhir yaitu pelantikan kepala desa terpilih, pelantikan kepala desa terpilih pun dilaksanakan secara bertahap yang terbagi menjadi VII ZONA, dan tahap pertama pelantikan Zona I yang dilaksanakan di halaman kantor Kecamatan Buay Pemuka Peliung dam Kecamatan Buay Madang untuk Zona II, Senin(07/06/2021).

Pelantikan kepala desa serta pengambilan sumpah jabatan langsung di pimpin oleh Bupati OKU Timur H. Lanosin, ST, sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Oku timur dan di hadiri serta disaksikan oleh seluruh FORKOPIMDA OKU Timur serta Tokoh Agama, masyarakat serta tamu undangan.

Pelantikan kepala desa hasil Pilkades serentak Oku Timur tidak di ikuti oleh seluruh desa yang melaksanakan Pilkades tersebut, karena ada 12 desa yang belum bisa mengikuti pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan kepala desa di karena kan masih dalam Sengketa dan masih menunggu keputusan dari panitia sengketa, adapun panitia sengketa pilakdes OKU Timur terdiri dari pemerintah OKU Timur, KAJARI OKU Timur dan Polres OKU Timur.

Baca Juga :   Antisipasi Omicron, Abdul Rosyid Himbau Pegawai Perketat Prokes

Bupati OKU Timur H.Lanosin ST menyampaikan kepada awak media membenarkan “bahwa 12 desa yang masih sengketa belum bisa di ikut sertakan pada pelantikan serentak ini masih menunggu keputusan dan arahan dari pihak Kemendagri, apabila sudah ada keputusan maka akan dilaksanakan pelantikan menurut hasil dari sengketa tersebut” ujarnya.

Disisi lain salah satu kepala desa terpilih Yusfik Fatih Desa Kotabaru Barat yang tidak mengikuti pelantikan karena masih dalam sengketa Pilkades sangat menyayangkan dan kecewa terhadap panitia pemerintah Oku Timur, dikarenakan tahapan sengketa sudah selesai namun belum ada tindakan atau keputusan dari panitia sengketa.

Yusfik menambahkan “lebih lagi tidak ada pemberitahuan dari panitia bahwa diri nya tidak mengikuti pelantikan hari ini baik secara tertulis maupun lisan, hanya mendengar dari obrolan masyarakat, dan masyrakatpun banyak bertanya kenapa desa ini tidak mengikuti pelantikan serentak tersebut”, Ungkapnya.

Baca Juga :   Peduli Sesama, Pulihkan Pendidikan Di Cianjur, Pemkab OKU Timur Kirimkan Bantuan Pasca Gempa

Sementara Wakil Ketua KNPI OKU Timur Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Ifran, mengatakan “selamat kepada kepala desa terpilih yang telah dilantik hari ini secara bertahap, namun sangat disayangkan pelantikan tersebut tidak bisa di ikuti secara menyeluruh dikarenakan masih sengketa pilkades”, Katanya.

Wakil ketua KNPI OKU Timur juga menyayangkan kepada Pemerintah Daerah OKU Timur yang belum bisa mengambil keputusan dari hasil sengketa tersebut padahal tahapannya sudah habis dan selesai, ada apa dengan pemerintah Oku timur apakah tidak Berani mengambil sikap hasil sengketa itu hingga harus sampai tahap penyelesaiannya di Kemendagri, padahal sudah dibentuk panitia sengketa dan sudah melewati tahapan namun belum ada keputusannya”, tambahnya.

Sengketa Pilkades terdiri dari 12 desa, dan belum ada kejelasan hasil dari panitia sengketa yang dibentuk oleh pemerintah daerah OKU Timur. ( Tholib)

  • Bagikan