SMPN 1 BMR Gelar Penyuluhan Kesehatan Remaja

  • Bagikan
Photo bersama PMR Madya SMPN 1 BMR
dan RSI At Taqwa Belitang

OKU Timur

SMP Negeri 1 BMR menggelar peringatan Hari Palang Merah Indonesia ke-76 dengan melaksanakan penyuluhan bahaya narkoba dan seks bebas serta pengetahuan tentang menstruasi, bertempat di ruang kelas 9.1 dan 9.2, sedikitnya 54 pelajar tingkat SMP perwakilan setiap kelas. Penyuluhan tersebut terlaksana atas kerjasama PMR Madya SMP Negeri 1 Belitang Madang Raya dan RSI AT Taqwa Belitang. Para pelajar tampak antusias mengikuti penyuluhan itu. Sabtu (25/9/2021)

Binti inayah, S.Kep.,Ners Komite Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSI TAKWA Belitang saat menyampaikan materi kesehatan remaja dan bahaya narkoba mengatakan masa remaja merupakan masa peralihan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa, yang dimulai pada saat terjadinya kematangan seksual antara usia 11/12 tahun sampai dengan 20 tahun. Tahap perkembangan remaja harus diselesaikan.

Baca Juga :   Kompetisi Sains Nasional (KSN),Siswi SMPN 1 BMT ikuti Penyisihan Tahap II


“Remaja biasanya merasakan adanya tekanan agar mereka menyesuaikan dengan norma-norma dan harapan kelompoknya, hendaknya menghindari keterlibatan remaja agar tidak terjerumus dalam pergaulan Bebas dan penggunaan Narkoba” katanya

Selanjutnya di sesi kedua dengan materi menstruasi yang hanya dikhususkan untuk para siswi, Minnatul Rohmah Muhfa,AM.Keb (Ketua Komite Peningkatan Mutu Dan Keselamatan Pasien (PMKP) RSI Takwa Belitang menjelaskan semua hal yang berkaitan dengan kebersihan dan perawatan miss v dan perawatan kesehatan saat menstruasi serta infeksi dan penyakit kewanitaan.

Peserta sangat antusias mengikuti sesi ini, terlihat dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan siswi kepada narasumber dan team penyuluh. Penyuluhan diakhiri dengan pemberian cindera mata dari sekolah kepada RSI Takwa Belitang dan foto bersama dengan wakil peserta penyuluhan.

Baca Juga :   Targetkan Posisi 3 Besar, Bupati OKU Timur Lepas Kontingen OKU Timur Ke POPDA Sumsel XV

Oke

  • Bagikan